Yahoo Answers is shutting down on May 4th, 2021 (Eastern Time) and beginning April 20th, 2021 (Eastern Time) the Yahoo Answers website will be in read-only mode. There will be no changes to other Yahoo properties or services, or your Yahoo account. You can find more information about the Yahoo Answers shutdown and how to download your data on this help page.
Trending News
Kapan sebaiknya memutuskan untuk resign?
maksudnya point2 krusial yang dipertimbangan bila mo mutusin untuk resig. Tnx
11 Answers
- TekongLv 41 decade agoFavorite Answer
Point pertama harus tahu tujuannya.
Jadi sebelum resign harus punya kerjaan baru yang sudah pasti lebih baik dari saat ini. Kalau belum ya jangan resign dulu, atau kalau ada tetapi tidak lebih baik ya sama saja...
Saat tertepat adalah setelah anda diterima ditempat baru, sisakan waktu antara 1 minggu sampai 1 bulan untuk pindah. Sementara ditempat kerja anda dari sisa waktu tersebut gunakan sesegera mungkin untuk mengajukan pengunduran diri, sehingga perusahaan lama anda memiliki waktu untuk mencari penganti dan melatih atau memindah tugaskan pekerjaan anda dengan baik-baik.
Setelah itu hubungan anda dengan perusahaan lama dapat menjadi lebih baik dari pada resign mendadak.
Demikian pertimbanga penting waktu resign..
- Anonymous1 decade ago
1.Kalau udah dapat kerjaan yg lebih bagus
2. Pas masa kerja 5 th pesangonnya paling gede
Source(s): Peraturan mentri tenaga kerja - Anonymous1 decade ago
Sebaiknya pertanyaan ini jangan anda tanyakan pada orang yang tdk memiliki anda. Saya menyarankan, coba anda perhatikan hal2 berikut;
1. Tanya pada diri anda sendiri; Sudah siapkah saya utk itu?
2. Tdk keberatankah orang2 yang memiliki anda? spt ortu, anak, suami/isteri, kekasih atau suadara. Coba dengar apa komentar dia/ mereka.
3. Adakah ada harapan2 lain yang positip menjanjikan?.
4. Cukupkah persediaan/ perbekalan untuk kebutuhan hidup selama masa belum berhasil nanti?.
Source(s): Pendapat saya. - How do you think about the answers? You can sign in to vote the answer.
- Anonymous1 decade ago
Buat gw pribadi,gw ker belain 3 hal. Karir, pengembangan diri & gaji. Kalo salah 1 nya msh ada,kemungk msh gw pertahankan.Misal,karir krg bgs (susah naik) tp gw bs byk ilmu,rekan ker enak&gaji msh OK : msh gw pertahankan, kesejahteraan hdp gw msh OK.Ato,gw pny karir(jabtn)bgs, gw msh berkmbg tp duit kecil : jg msh gw pertahankan krn gw msh dihormati dtmpt ker, duit bkn segalanya.Ato karir-gaji OK,tp gw ngrasa krg bkmbg : msh jg gw ptahankan,gw tinggal memacu diri utk jd org"lbh".Tp kalo SEMUAnya gw gak dpt, gw bakal HENGKANG. Hohoho! Bayangin aja, udah karir gak naik2 disikut sana-sini,Gaji kecil buat pcran aja ga bs, dtmbh gw isinya jutek mulu dtmpt ker. Walaaah..Apa yg gw belain?
- 1 decade ago
Resign dilakukan saat:
1. Ada kesempatan yang pasti untuk lebih meningkatkan karir ditempat lain secara ekonomi dan financial.
2. Ketika lingkungan kerja kita tidak lagi cooperative (lingkungan kerja yang aman dan tenteram lebih difokuskan ketimbang salary lebih tinggi ditempat kerja yang unsafe)
3. Saat dimana secara financial dan pengalaman dalam perusahaan ready to go onself business.
4. Saat kebutuhan lebih besar dengan pendapatan, jadi harus mencari tempat sekurang-kurangnya bisa meng-cover kebutuhan hidup.
5. Saat sebelum perusahaan kita kerja mengalami resesi atau bangkrut (jangan sempat nanggur gara-gara perusahaan tutup).
- 1 decade ago
yang paling penting klu mo resign dari kerjaan, harus punya kerjaan baru dulu... tapi < berdasarkan> pengalaman, cari kerja yang penting ma minat kita deh... klu kita kerja dengan happy, kaya gak ngerasa kerja.... tau2 dapet gaji aja....
- 1 decade ago
1. lo harus dpt kerjaan baru dl (kcuali klo emang mo pensiun ya...)
2. setelah poin 1, dan lo bener2 dah ngrasa ga betah, ga enak kerja...baru resign
- 360*Lv 41 decade ago
resign apaan dulu,,,,
kalo didunia kerja,,,
kalo gw da ga betah dg suasananya trus gw dapet kerjaan baru yang lebih menjanjikan.
ya mau ga mau gw mutusin to resign
- 1 decade ago
Kalo udah merasa tidak betah, engga ada keuntungan samasekali (gaji tidak seimbang), tidak merasa bahagia/stress terus, dsb.






