Yahoo Answers is shutting down on May 4th, 2021 (Eastern Time) and beginning April 20th, 2021 (Eastern Time) the Yahoo Answers website will be in read-only mode. There will be no changes to other Yahoo properties or services, or your Yahoo account. You can find more information about the Yahoo Answers shutdown and how to download your data on this help page.

cakha asked in Seni & InsaniFilosofi · 1 decade ago

Mana yang lebih kamu pilih sesudah mati?

Dalam perenungan saya, ternyata surga dan neraka yang sudah ditetapkan sebagai kejadian sesudah manusia mati adalah yang terbaik yang pernah terpikirkan. Karena ada kemungkinan kita bertemu kembali dengan orang2 yang kita cintai selama hidup di dunia. Dan ini saya simpulkan setelah membayangkan bahwa setelah mati, maka kita akan hilang begitu saja...menguap ....dan membayangkan kalau reinkarnasi itu benar. Kita akan hidup lagi dengan bentuk yang lain ...dan ini terus berulang..ulang tak ada akhir tak ada putus. Kedua-duanya tak berujung pangkal dan meninggalkan kesan bahwa kita hanya hidup sekali lalu, that's it, semua hilang gak ketemuan lagi. Sedihnya. Jadi berterimakasihlah pada sang Pencipta bahwa kebaikanNya tak terputus sampai di dunia ini saja. Bahwa meski di siksa di neraka, masih ada kesempatan untuk diangkat ke surga dan bertemu kembali dengan orang2 tercinta selama di dunia. Setuju? ada pendapat lain?

Update:

Singkatnya, saya suka kalau saya harus menebus dosa dulu di neraka asalkan kemudian saya dipertemukan lagi dengan orang2 yg pernah saya cintai selama hidup di bumi daripada saya tidak menebus apa2 atas kesalahan saya (saya menguap begitu aja, atau saya ter-inkarnasi dalam bentuk lain and lost memory). Tks God Dia masih meneruskan 'cerita' bahkan di alam sesudah mati karena sedih sekali membayangkan kita mati for nothing!

11 Answers

Rating
  • 1 decade ago
    Favorite Answer

    Pertanyaan terbesar apakah memori sewaktu hidup kita masih ada atau sudah dihapus?Apakah kita masih teringat orang2 yg kita cintai selama hidup di dunia?Apakah kita masih akan berbuat baik tanpa ada imbalan surga? Kalo gw sh ga muluk2 berbuatlah baik saja semaksimal mungkin kita, masalah nanti masuk surga dan neraka tergantung dr amal perbuatan kita di dunia.

  • 1 decade ago

    kalau disuruh memilih setiap orang agaknya sama dengan aku, pasti memilih yang terbaik. tapi di sudut pandang Ilahi ada aturan yang harus kita lakukan. karena setiap manusia lahir tidak langsung besar, butuh yang namanya proses hingga kita sampai dewasa. maka setiap kita di hadapkan dengan jalan demi jalan dengan segala pernak- pernik kehidupan itu sendiri. siapa yang berhasil sampai ke tujuan akhir yang di harapkan, sudah pasti selamat. kita harus berani berkata iya kalau itu memang dalam jalan yang benar & tidak menyesatkan kita kepada tujuan yang menjauhkan kita dari kebenaran. jadi surga / neraka semua di tangan kita tentunya dengan pertolongan dari tuhan jua kita dapat selamat sampai tujuan kita. salam dariku(orang Kal-sel)

  • 1 decade ago

    Saudaraku...

    Sadarkah kita ketika kita membuat suatu pilihan hidup, kelak pilihan kita akan menentukan bagaimana kehidupan kita di hari akhir nanti.

    Seharusnya setiap orang tahu pilihannya dan konsekuensi yang akan ditanggungnya dengan merujuk pada petunjuk yang disampaikan lewat RasulNya lewat Al Quran dan Al Hadits.

    Hidup di dunia adalah hidup di alam pilihan, sementara akhirat adalah alam kepastiannya. Dunia adalah ladang bercocok tanam yang hasilnya akan diterima ketika telah berada di akhirat. Oleh karena itu tentunya selama di dunia kita diharapkan mampu memilih hal-hal yang baik sehingga di kelak kemudian hari kita akan dipilih.

    Hidup di dunia adalah kita memilih, sebagaimana hak asasi setiap manusia, bahwa ia mempunyai kebebasan dalam memilih. Memilih apa saja yang ia kehendaki dan sesuai dengan isi hati. Tentu saja, dunia ini penuh dengan pilihan-pilihan. Pilihan di sini meliputi hampir seluruh aspek kehidupan; mulai dari agama dan keyakinan; hingga pilihan-pilihan yang bersifat teknis, seperti memilih tempat sekolah/belajar, memilih jabatan, memilih pekerjaan, memilih pasangan dan lain sebagainya. Intinya, bahwa dunia ini ibarat ladang/sawah, yang kita bebas hendak menanaminya apa saja! Entah dengan bibit unggul atau bibit biasa, entah dengan usaha maksimal atau usaha sekedarnya! Walhasil, di dunia kita masih berkesempatan untuk memilih apa saja, yang tentunya masing-masing mengandung konsekuensi yang harus siap diterima.

    Allah SWT menggariskan Taqdirnya atas segala apa yang kita pilih selama di dunia, bukan Allah SWT mentaqdirkan kita akan menjadi apa dan bagaimana hidup di dunia. Kalau kita hidup di dunia memiliki sejuta pilihan maka Allah menggariskan sejuta taqdir untuk kita, Pilihan mana yang kita pilih itulah taqdir kita.

    Di akhirat kita dipilih, disanalah manusia dihisab (perhitungan amal) dan mizan (timbangan amal) bagi manusia sesuai dengan apa yang telah ia pilih dan ia kerjakan selama di dunia. Maka di alam ini manusia tak berkesempatan untuk memilih, Allah SWT lah yang akan memilih dan menentukan karena hasil yang akan ia dapatkan adalah sesuai dengan apa yang ia tanam.

  • Go Ku
    Lv 6
    1 decade ago

    Saya cuma ingin ketemu sama TUHAN aja

    udah nggak terlalu mengharapkan neraka atau surga

    apalagi mau reuni-an, kayak reuni SMU aja

  • How do you think about the answers? You can sign in to vote the answer.
  • 1 decade ago

    setelah mati yah jelaslah semua orang berkeinginan untuk masuk ke dalam surga bukan masuk ke dalam neraka. setelah kematian memang manusia yang telah mati akan dibangkitkan kembali dan menerima ganjaran atas apa yang telah dilakukannya baik dan jahat. setelah manusia mati memang ada kemungkinan dapat dipertemukan kemabali dengan orang-orang yang dicintai, tapi permasalahan bila kita di surga dan kerabat ada yang di neraka dapat diangkat ke dalam surga Waallahualam hanya tuhan yang tau karena setiap perbuatan, kesalahan yang dilakukan memang benar telah diperhitungkan olehNya. ada kemungkinan memang yang di neraka akan dipertemukan dengan keluarga di surga bila memang kesalahannya tidak banyak. permasalahan adanya reinkarnasi hanya ada dalam kepercayaan agama buddha, kong hu chu dan hindu. reinkarnasi itu adalah jalan setelah kematian yang disesuaikan perbuatan yang dilakukan sewaktu hidup, kita akan menjalani lagi kehidupan dengan tubuh yang berbeda, hidup yang berbeda pula bahkan yang terburuk menurut kepercayaan sana bila selama hidup terus melakukan keburukan maka kemungkinan reinkarnasi berikutnya kita dapat berwujud hewan.

  • Anonymous
    1 decade ago

    Kepatuhan kita pada perintah yg maha pencipta, adalah kunci kealam surga.

    Sedangkan ketidak patuhan pada sang pencipta, adalah kunci kealam neraka.

    Tentu kita semua tidak menginginkan hal yg ke 2.

    @ Salam.

  • 1 decade ago

    Se7,... tadi malam saya habis nonton film berjudul FLUKE, di dalam cerita itu setelah tokoh pemerannya mati maka dia reinkarnasi menjadi seekor anjing.

    Bukan saya percaya begitu saja akan cerita itu, tetapi dari film yang saya tonton tersebut ada sesuatu hal positif yang bisa saya ambil, yaitu : Kita tidak tahu mau jadi apa kita di dunia ini, mau jadi orang kaya, orang miskin, Boss, pengamen, bahkan menjadi binatang sekalipun, TETAPI yang terpenting adalah kita harus menghargai HIDUP itu sendiri, karena memang dengan KEHIDUPAN kita bisa merasakan kebahagian, kesenangan, kesedihan, kemenangan, kekalahan, dan lain-lain

  • 1 decade ago

    Jujr sebenarnya aku pusing dengar kesimpulan anda...

    Tapi bener gak sih ada reinkarnasi????

    Maksudnya kita di balikin ke bumi lagi gitu???

    Aku setuju dengan kesimpulan yang mengatakan bahwa kita pasti akan ketemu lagi dengan orang2 yang kita cintai..

    Tapi kalau reinkarnasi itu benar, lalu bagaimana dengan siksa kubur???

    Yang aku tau,,,

    setelah kita mati,,

    kita akan mendapat imbalan atas semua yang kita perbuat di bumi..Seperti jika kita kufur,,, maka kita akan mendapat siksa kubur sampai hari kiamat tiba..

    Dan jika kita di bumi selalu berbuat baik,,,

    maka di kubur kita akan tenang dan akan merasakan keindahan surga...

    Jika orang yang mendapat siksa kubur merasa kiamat itu lama sekali datangnya,,

    maka orang yang mendapat kenikmatan di kubur akan merasa sebentar saja kemudian tiba2 bertemu dengan hari kebangkitan..

    Jadi berbuat baiklah di dunia,,,

    sesunguhnya siksaan yang kita terima nanti akan sangat pedih dari yang kita bayangkan,,,

    dan kenikmatan yang kita rasakan akan sangat menyenangkan dari yang rasakan sekarang...

  • 1 decade ago

    Surga dan neraka adalah balasan atas amal kita di dunia ini. So jgn fokus memikirkan gmn surga dan neraka. Fokus lah atas apa yang kita perbuat di dunia ini. Surga dan neraka adalah pilihan kita. Maka bertaqwalah klo kita pgn mendapatkan surga. Masalah kita dapat surga atau neraka, Alloh Maha Tahu dan Maha Adil. Beramal soleh lah karena ingin mendapat ridho Alloh..

  • 1 decade ago

    ya... klo ajaran islam sich ga ada istilah bertemu lagi juga,dlm al-Qur'an,neraka itu 'tuk org2 yg berdosa bsr&banyak,disana juga kita disiksa.sementara di surga,tmpt org berpahala&kita bisa meminta yg kt mau.jd ku sich mendingan msk surga.klo km bkn islam jgn tersinggung,tp klo islam,maaf ya dah panjang lebar begini.

Still have questions? Get your answers by asking now.