Yahoo Answers is shutting down on May 4th, 2021 (Eastern Time) and beginning April 20th, 2021 (Eastern Time) the Yahoo Answers website will be in read-only mode. There will be no changes to other Yahoo properties or services, or your Yahoo account. You can find more information about the Yahoo Answers shutdown and how to download your data on this help page.

Tubuh cacat/ Tidak normal? Bagaimana u menyingkapinya?....?

Apa yang menjadi kekuatan u (Prinsip hidup) ketika u menghadapi keyataan diri u berbeda dengan orang lain yang memiliki fisik normal/sempurna?

6 Answers

Rating
  • Anonymous
    1 decade ago
    Favorite Answer

    begini.

    walaupun kamu cacat, kamu dapat melakukan apa yang dilakukan orang normal. yang tidak dapat kamu lakukan, itulah batasan. akan tetapi orang normal selalu merasa sempurna, akan tetapi dia tidak mungkin dapat melakukan seperti yang kamu lakukan.

    dalam hal ini, spiritual kamu lebih drpd orang normal. mengapa? karena dapat melihat keterbatasan diri, kamu menyadari bahwa apa yang diciptakan Tuhan, selalu baik

    km akan menyadari bahwa kita adalah hamba Tuhan

    jangan bersedih dengan fisik yang tidak normal.

    Percayalah kepada Tuhan

  • JWorg
    Lv 6
    1 decade ago

    Yang paling penting adalah menjaga sikap mental kita. memang cacat tubuh dapat menyebabkan emosi kita terkuras, namun jangan sampai berlebihan. hendaknya kita memandang bahwa cacat fisik bukanlah suatu kendala untuk maju. selain itu harus bersikap realistis terhadap perubahan yang terjadi dengan aktifitas kita karena keterbatasan fisik, namun harus tetap memiliki pandangan yang positif. seorang pakar kesehatan menganjurkan kepada mereka yang memiliki keterbatasan fisik untuk tidak selalu menyembunyikan cacat mereka kepada umum. bersikap wajar akanmenghindarai salah tingkah dari orang lain. sebagai contoh ; jika kita kehilangan tangan kanan kita,dan orang lain megajak bersalaman dengan kita, jangan ragu ragu gunakan tangan kiri . atau jika seseorang menanyakan penyakit kita yang menybabkan kita cacat fisik, ceritakan saja.biasanya hal itu akan membuat pembicaraan akan beralih ke topik lain.

    jadi tetap menjadikan hidup kita berkualitas, walaupun kita memiliki keterbatasan fisik.

    Source(s): sedarlah.
  • ?
    Lv 5
    1 decade ago

    karena tubuhku normal....so......saya tidak bisa kasih komentar pada teman2 yang cacat/tidak normal, sebab tidak adil rasanya karena kita memang tidak di posisi mereka

    cuma satu hal, kadang aku berpikir justru mereka yang punya "kekurangan" tapi tidak mau menyerah/malu/minder tapi malah semangat untuk kerja terkadang buat aku malu sendiri, kita yang "lengkap" kadang malas & tidak bersyukur

    ini nyata, ditempatku ada bapak2 yang tidak punya kaki sebelah masih ceria dalam bekerja jualan koran dengan sepeda yang sudah dia modifikasi sebagai salah satu pengganti kakinya yang sebelah, dan dia selalu "setia" bangun pagi untuk nawarin koran ke rumahku walau belum tentu aku beli...

    jadi, sekali lagi aku tidak bisa mengomentari "kekurangan" itu, cuma aku RESPEK/HORMAT pada mereka yang tidak mau menyerah dalam hidup walau dia "kurang"

    Tuhan Berkati mereka......

  • ?
    Lv 6
    1 decade ago

    Aku akan tetap mensyukuri atas apa yang ada pada diri saya, sbab itulah bagian dari rencana tuhan bagi saya

    Source(s): mq
  • How do you think about the answers? You can sign in to vote the answer.
  • 1 decade ago

    Sikap suka dan tidak suka (terhadap tubuh cacat) berakar dari pandangan yang dualisme (yaitu positif dan negatif). Suatu penilaian yang berpengaruh terhadap pikiran, perilaku dan karya. Secara singkat, saya ingin mengatakan bahwa tubuh cacat menjadi sumber keragu-raguan dan bahkan dilema. Itulah sebabnya, persoalannya adalah: MUDAH MENEGASKAN PILIHAN SIKAP DENGAN MENGAMBIL POSISI "SUKA" DAN "BERPIKIR POSITIF". SEMENTARA, SI PENYANDANG CACAT AKAN BERGAUNG PERTANYAAN.. "PERNAHKAH KAU MERASA"?

    Jadi....? Yang terpenting (bagi sang penyangdang adalah "PEMBENTUKAN SIKAP" dari keraguan menuju penegasan. Caranya...? Melakukan perubahan sikap. Dampaknya.....? Cacat bukan lagi APA yang menjadi penilaian, SIAPA yang cacat, atau MENGAPA cacat, melainkan BUAH PIKIRANNYA, ETIKA PERILAKUNYA, PRESTASINYA BERKARYA.

    Source(s): Attitude (psychology) - Wikipedia, the free encyclopedia - [ Terjemahkan laman ini ]
  • 1 decade ago

    yang pastinya, sedih karena berbeda dengan yang lainnya. dalam kondisi yang seperti itu, sebaiknya ada orang yang terus memotivasi. walau pun dalam fisik seorang itu kurang, aq yakin tuhan akan slalu ada untuk menolongnya. lebih baik tidak punya yang orang lain punya karena belum tentu orang yang punya itu memanfaatkan yang Tuhan berikan. dengan adanya orang itu tidak punya, setidaknya menjadikan orang tersebut lebih kuat. dan ga mau menyerah dengan kehidupannya.

    Source(s): pendapat sendiri
Still have questions? Get your answers by asking now.