Yahoo Answers is shutting down on May 4th, 2021 (Eastern Time) and beginning April 20th, 2021 (Eastern Time) the Yahoo Answers website will be in read-only mode. There will be no changes to other Yahoo properties or services, or your Yahoo account. You can find more information about the Yahoo Answers shutdown and how to download your data on this help page.
Trending News
apa pengaruh Ampere meter pada alat elekronik?
kadang saya agak bingung dengan adaptor arus DC, di alat elekronik biasa tertulis 12 volt/500A,. tapi saya punya adaptor 12 volt/1000A. terus pada aki mobil 12volt/60A sama 12volt/85A kok harganya jauh beda? apa resiko yang ditimbulkan apabila tetep aku pasang adaptor ke alat elektronik tersebut.mohon penjelasannya.
3 Answers
- ibnusomowiyonoLv 61 decade agoFavorite Answer
Adaptor adalah alat listrik yang berfungsi:
Merubah tegangan masuk yang berupa listrik arus bolak-balik atau alternating current disingkat AC (misalnya tegangan PLN 220 volt atau 380 volt) menjadi tegangan keluar AC 4, 6, 9, 12, 24 volt. Ini umumnya dilakukan oleh stepdown transfomer atau tranfo penurun tegangan listrik AC.
Setelah diturunkan tegangannya, misalnya menjadi 12 volt arus listrik disearahkan hingga menjadi arus searah atau direct current (DC) oleh penyearah arus yang berupa dioda atau bridge. Arus yang telah disearahkan belum rata hingga dibutuhkan filter untuk meratakan arus yang berupa lilitan, condensator atau gabungan lilitan dan condensator.
Adaptor yang digunakan untuk charging (menyetrum aki) biasanya tak dilengkapi filter sehingga berbahaya jika digunakan secara langsung untuk mencatu alat-alt elektronik, kecuali jika alat elektronik itu memiliki filter didalamnya.
Ampere meter berguna untuk mengukur besarnya arus agar adaptor tak digunakan diluar batas kemampuan, sebagai contoh adaptor 12 volt/500mA, menyediakan listrik searah DC 12 voltt yang besarnya kurang dari 500 mA, tak boleh digunakan untuk menyediakan arus melebihi 500 mA. Adaptor 12 volt/ 1000 mA, tegangan DC nya 12 volt arus maksimum 1000 mA atau 1 A.
Jadi jelas Amperemeter sangat penting untuk mengukur arus keluaran agar Adaptor tak dipaksa memikul beban arus melebihi kemampuannya.
Setiap aki memil8iki standar tegangan kerja dan kapasitas muatan listri.: Conton aki 12volt/60Ah artinya aki itu tegangannya 12volt dan jika mengeluarkan arus 1 A, akan habis muatan listriknya setelah 60 jam (hour). Jika mengalirkan arus 2 A, akan habis dalam 30 jam. Kalau arusnya 10 A akan habis dalam kaktu 6 jam. Aki 12volt/85 Ah, akan habis 85 jam jika arusnya 1 A. Tegangan kerjanya 12 volt.
Semakin tinggi tegangan kerja semakin banyak selnya, karena tiap sel hanya menyediakan tegangan 2 volt, jadi aki 12 volt memiliki 6 sel a 2 volt yang terpasang seri.
Semakin besar kapasitas aki semakin luas permukaan selnya, aki 12 volt/60 Ah jika dipasang paralel dengan aki 12 volt/85 Ah akan menghasilkan aki 12 volt /145 Ah.
Jadi aki 12 volt/145 volt = dua aki 12/volt/60 Ah dan 12 volt/85 Ah. Jadi semakin benar muatan listriknya harganya akan semakin mahal, namun ini jika kwalitas/merknya sama.
Pada dasarnya asal tegangan kerjanya sama maka adaptor dapat mencatu alat electronik, tetapi kapasitas adaptor harus lebih besar dari arus yang dibutuhkan oleh alat electronik yang membutuhkannya. Agar aman adaptor harus memiliki filter, hingga arusnya bukan sekedar searah tetapi juga rata.
- 5 years ago
Adapter 9V/0,85 A untuk peralatan 9V/0.6A : Tidak ada masalah.
Adapter 9V/0,6A untuk peralatan 9V/0.85A : Masalah.
- Anonymous7 years ago
Maaf pak ingin menambah pertanyaan yang berhubungan dengan pertanyaan sebelumnya..!!
Bagaimana jika saya menggunakan adapter tegangan 9V / 0.85 A untuk peralatan misalnya Peralatan A yang menggunakan tegangan 9V / 0.6 A dan sebaliknya, kira2 bagaimana kondisi dari kedua peralatan tersebut dihari selanjutnya.. apakah bisa bertahan lama apa tidak?



