Yahoo Answers is shutting down on May 4th, 2021 (Eastern Time) and beginning April 20th, 2021 (Eastern Time) the Yahoo Answers website will be in read-only mode. There will be no changes to other Yahoo properties or services, or your Yahoo account. You can find more information about the Yahoo Answers shutdown and how to download your data on this help page.

Apakah salah apabila melarang itu tanda kepedulian kita terhadap orang yang kita cintai?

setahun lagi saya akan melangsungkan pernikahan saya dengan wanita yang paling sempurna untuk saya, namun akhir2x ini saya ragu apakah dia adalah wanita yang sempurna untuk saya. saya sering tidak suka dengan tingkah laku dan sikapnya yang kadang teledor dan menyelesaikan masalah dengan emosi, terus terang saya sangat mencintai dia dan saya tipe cowo yang tidak setuju dengan poligami. dia sering melakukan kesalahan yang berulang dan apabila dinasehati hanya bertahan sementara dia susah belajar untuk memperbaiki kesalahan yang hampir serupa. bagaimana saran dari teman2x dan apa yang harus saya perbuat untuk menghadapi karakter wanita seperti itu. terimakasih

5 Answers

Rating
  • Raven
    Lv 7
    1 decade ago
    Favorite Answer

    dearest...

    coba intropeksi kembali bagaimana sikap kamu ke dia. ada sebab, ada akibatnya.

    mungkin dia bersikap defensif dan terus mengulangi kesalahannya, karena memang itu adalah bagian dari dirinya. kalau kamu memang mencintai orang itu, kamu akan menerima kebaikan dan keburukannya.

    lagipula, hubungan tanpa masalah, itu seperti sayur tanpa garam dan tanpa airnya. dan dengan masalah-masalah itu, pasangan bisa mengenal satu dengan yang lain. jadi mulailah bersyukur. walaupun keadaannya tidak sebaik yang kamu inginkan.

    maaf, tapi sepertinya sifat jelek pasangan kamu ini adalah sifat jelek perempuan kebanyakan pada umumnya. sering bersikap teledor dan menyelesaikan masalah dengan emosi, adalah salah satu sifat jelek perempuan.

    kamu sepertinya mengharapkan perempuan ini menjadi wanita sempurna versi kamu. yang tidak punya kelemahan, dan sepenuhnya baik. mungkin bisa, tapi pada akhirnya yang kamu harapkan bukan manusia, tapi boneka hasil karya kamu. kamu mungkin mendapatkan wanita seperti yang kamu mau, tapi ada dua kemungkinan setelahnya, wanita ini tersiksa atau kamu sendiri yang merasa tersiksa. karena pada dasarnya manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang didapatnya.

    saranku, intropeksi diri dan bersyukurlah. semakin kamu bersyukur, semakin berkuranglah perasaan gelisah kamu. lihat lebih banyak kebaikan pasangan kamu dan selesaikan masalah dengan kepala dingin. kalau memang pasangan kamu sering menggunakan emosi dalam menyelesaikan masalah, kamulah bagian yang berpikir dengan kepala dingin. saling menyempurnakanlah, karena tidak ada seorang pun yang sempurna.

    aku yakin, pasanganmu pun menyempurnakanmu di bagian lain. yang mungkin kamu sendiri tidak menyadarinya. makanya, lihat hal yang baik dari pasangan kamu. bukan hal buruknya saja.

    supaya kamu bisa merasa ikhlas dan melangkah dengan mantap, tulis 25 kelemahan dan 25 kebaikan pasangan kamu. tulis sejujur-jujurnya.

    kalau kamu memang merasa tidak puas dengannya dan menginginkan sesuatu yang lebih, lebih baik kamu mencari yang lain. tapi jangan kaget, kalau kamu menemukan orang lain, kamu juga akan merasa tidak puas karena dia punya sifat jelek yang kamu tidak sukai.

    semoga kamu menemukan jalan terbaik untuk permasalahan kalian.

    good luck.

  • 1 decade ago

    tidak ada orang yang sempurna di dunia ini,meskipun itu org yg kt cintai,skrg cb deh mas tanya sm diri mas sendiri,mas merasa dia adalah wanita yg paling sempurna itu di lihat dari segi yg mana dulu,kdg seorang pria menganggap dia adalah yg paling benar,tp itu belum tentu benar buat org lain(sperti suami sy)tp tergantung dr mana kt menyikapinya,cb deh mas,jgn lihat pasangan kt dari segi buruknya yg tidak seberapa di banding dgn kebaikannya,krn kebaikan akan menutupi yg buruk itu,cb deh pergi ke konseling berdua biar ada penyelesainya,mumpung belum menikah,jgn sampai menikah lalu bercerai,gak boleh itu!karena apa yg sudah dipersatukan oleh Tuhan tidak boleh dipisahkan oleh manusia,saran saya ,kalau memang mas cinta emang cinta ama dia ya terima apa adanya,tp masih ada waktu cb merenung dan tanya ama Tuhan,klu emang dia adalah pendamping mas,mk kalian pasti dipersatukan ama Tuhan,apapun yg terjadi.

    Source(s): risetnya adalah dari pernikahan saya sendiri,dimana saya harus menerima suami saya apa adanya,walaupun suami saya egois dan selalu menganggap dirinya benar tapi dia orangnya baik,dan satu lagi yang saya pegang teguh yaitu kami menikah karena dipersatukan oleh Tuhan.
  • 1 decade ago

    Well, ga ada yang sempurna kan. Setiap orang pasti punya sifat jeleknya. Itu tantangan kita. Cinta itu bukan hanya ditujukan untuk kelebihan aja, tapi juga untuk kekuranganya. Berusahalah mencintai kekurangannya, dengan gitu, kamu juga bisa labih santai ngadepin dia. Biasain diri juga dengan semua kerkurangan dia, supaya ga kaget pas udah berumah tangga.

    Jangan banyak nuntut dia berubah, merubah karakter orang itu lebih susah dibanding ngerubah sudut pandang kita tentang cara manyikapi karakter orang itu. Sabar aja, lama kelamaan dia pasti luluh ko.

    Good luck ya..

  • Anonymous
    1 decade ago

    Karena Anda sudah menikah, yg Anda lakukan adalah MENERIMA KEKURANGANNYA ITU, kemudian beradaptasi utk bisa hidup bersama dirinya berikut kekurangannya. Itulah tujuan dari pernikahan : menyatukan dua karakter yg tidak sempurna menjadi sempurna.

    Sharing buat Anda : Istri saya adalah tipe wanita yg sangat perfeksionis. Sakin perfeksionisnya, dia menuntut rumah harus selalu bersih. Tidak boleh ada setitik debu pun yg boleh masuk rumah. Sementara saya orangnya easy going dan ga terlalu memperdulikan masalah debu sedetil itu. Masalah muncul saat dia habis mengepel dan saya baru pulang kerja. Kaki saya kotor dan membuat lantai kotor. Kami bertengkar cukup hebat saat itu.Jujur saya ga tahan diperlakukan gitu. Apa harus masuk rumah dengan cara melayang? Dia pun ga tahan dengan saya krn menganggap saya ga care pdnya.

    Sampe akhirnya kami diskusi dan ketemu titik temu, dan kami sama2 berubah. Tiap pulang kerja, saya cuci kaki dulu di luar baru masuk. Dia pun tidak ribut2 lagi kalo melihat ada kotoran lantaran saya kurang bersih mencuci kaki di luar.

    Moral dari cerita ini adalah : Setelah menikah, kita harus belajar utk sama2 menerima kelebihan dan kekuarangan pasangan kita. Jangan dikira dia tidak punya perasaan tidak suka pd Anda. Pasti ada, namun dia pendam dan dia terima apa adanya diri Anda. Nah, jika pasangan Anda saja tidak protes dan bisa nerima Anda apa adanya, mengapa Anda tidak melakukan hal yg sama pdnya?

    @Anggarian : Maafkan saya, tapi menurut saya, cara anda dgn menyodorkan bukti2 pd istri ttg tindakan buruknya sptnya kurang tepat krn bakal menyudutkan sang istri. Itu keliru. Bukankah pernikahan dilandaskan pd cinta kasih? Dan Cinta Kasih yg sebenarnya adalah menerima apa adanya dan tdk menyalahkan (1 Korintus 13:1-13).

  • How do you think about the answers? You can sign in to vote the answer.
  • Anonymous
    1 decade ago

    yg 1 , shalat tahajud, shalat istikharah , bnyak doa, nta petunjuk sama Dya , .

    klo bgtu, brarti masih bnyak pertimbangan, cb renungin dulu mslh ne . sbelum pernikahan ntu ngiket kalian , sbg cwo, lw harus bz bimbing dye, .. jgn nyerah klo mang lw cinte ma dye . oqqay , godluck ea .

    Source(s): isseng
Still have questions? Get your answers by asking now.